Manusia diberkahi oleh lima indra sehingga mampu mengenali setiap objek yang diamati. Namun bagaimana dengan mesin (computer)? Mampukah computer mengenali objek seperti halnya manusia? Jawaban pertanyaan tersebut dapat ditemukan pada Colloquium ini. PUI PT Kombinatorika dan Graf kali ini mengundang Dr. Alfian Futuhul Hadi, S.Si., M.Si sebagai pemateri. Beliau merupakan dosen di Jurusan Matematika Fakultas MIPA Univertas Jember. Alfian membawakan materi yang berjudul “Machine Learning-Accuracy and Interpretability” (21/9). “Machine learning telah menjadi bagian dari scientific dan membawa perubahan pada industry. Sehingga machine learning sudah memanfaatkan apa yang disebut dengan artificial intelligence” jelas pria yang mendapatkan gelar Doktor Statistika dari Institut Pertanian Bogor tersebut. “Machine learning memiliki tiga aspek penting didalamnya, yaitu training, testing, dan generalization”.
Alfian juga menambahkan bahwa machine learning memiliki kemampuan untuk menjelaskan atau mempresentasikan sesuatu sehingga mampu untuk dipahami oleh manusia. Kemampuan ini disebut dengan interpretability. Inilah yang membuat machine learning digemari banyak orang. Dengan adanya machine learning kita mampu mengenali plat no kendaraan, wajah manusia, atau membedakan objek yang satu dengan yang lainnya. Semakin majunya perkembangan teknologi juga ikut berdampak pada berkembangnya machine learning. Sehingga munculah pada era sekarang dengan apa yang kita sebut dengan reinforcement learning. Dengan memanfaatkan internet of things (IOT) machine learning terus mempelajari data yang tersimpan di dalam penyimpanan cloud.
Link youtube webinar ini: (312) COLLOQUIUM "Machine Learning: Accuracy and Interpretability" - YouTube


